Tiga Jenis Variabel Dalam Bahasa Pemrograman Java


advertisement


Selain Beberapa Tipe Variabel Dalam Bahasa Pemrograman Java, Ada 3 Jenis Variabel dalam Java. Tiga jenis variabel itu antara lain :

1. Local Variables 


Local Variables atau Variabel Lokal memiliki beberapa ciri sebagai berikut :

- Lokal variabel dideklarasikan pada method, konstruktor atau blok.
- Lokal variable diciptakan ketika sebuah metod, konstruktor atau blok memerlukan variabel yang hanya dapat digunakan pada method, konstruktor atau blok itu saja.
- Akses Modifier tidak dapat digunakan sebagai lokal variabel.
- Lokal variabel hanya dapat dilihat pada method, konstruktor atau blok dimana variabel tersebut dideklarasikan. 
- Lokal variabel diimplementasikan pada level stack secara internal.
- Tidak terdapat nilai default untuk lokal variabel, sehingga lokal variabel harus dideklarasikan dan harus diinisialisasi dulu sebelum digunakan. 

Contoh1 :

Variabel age dibawah ini merupakan lokal variabel. Yang ditemukan pada method pupAge() dan cangkupannya terbatas hanya pada method ini.


Contoh dibawah ini tanpa menggunakan nilai awal, sehingga  variabel age tanpa melakukan inisialisasi akan menghasilkan error saat dikompilasi.




2. Instance Variables


Ciri Instance variables adalah sebagai berikut :

- Instance variabel dideklarasikan di dalam class, tetapi diluar methode, kontruktor maupun blok. 
- Ketika sebuah tempat dialokasikan untuk sebuah objek dalam tumpukan, sebuah slot untuk tiap nilai instance variabel diciptakan.
- Instance variabel diciptakan dengan menggunakan keyword ‘new’ dan dihancurkan ketika objek dihancurkan.
- Instance variabel memegang nilai yang harus direferensikan dengan lebih dari satu method, konstruktor atau blok. Dengan kata lain object nya harus ada disepanjang class. 
- Instance variabel dapat dideklarasikan dalam class level sebelum atau sesudah digunakan.
- Akses modifier dapat diberikan untuk intances variabel. 
- Instance variabel dapat dilihat untuk semua method, konstruktor atau blok dalam class. 
- Umumnya direkomendasikan untuk membuat variabel ini sebagai private. 
- Instance variabel memiliki nilai default.
- Untuk angka default nilainya adalah 0, untuk boolean nilai defaultnya adalah false dan untuk objek reference nilai default nya adalah null. 
- Nilai dapat diberikan saat deklarasi atau pada konstruktor. 
- Instance variabel dapat diakses secara langsung dengan melakukan pemanggilan nama di dalam class. 

Contoh :


public class Employee{ 
// this instance variable is visible for any child class. 
public String name; 
// salary  variable is visible in Employee class only. 
private double salary; 
// The name variable is assigned in the constructor. 
public Employee (String empName){ 
name = empName; 
} 
// The salary variable is assigned a value. 
public void setSalary(double empSal){ 
salary = empSal; 
} 
 // This method prints the employee details. 
public void printEmp(){ 
System.out.println("name  : " + name ); 
System.out.println("salary :" + salary); 
} 
public static void main(String args[]){ 
Employee empOne = new Employee("Tasya"); 
empOne.setSalary(1000); 
empOne.printEmp(); 
}}

Maka akan menghasilkan




3. Class / Static Variables


Jenis ketiga ini adalah Class / Static Variabel yang memiliki ciri :

- Class variabel dapat juga disebut static variabel, dideklarasikan dengan keyword ‘static’ dalam class, tetapi berada di luar method, konstruktor atau blok. 
- Variabel static biasanya digunakan untuk dideklarasikan sebagai konstanta. 
- Konstanta adalalah variabel yang dideklarasikan sebagai public/private, final dan static. 
- Variabel konstant tidak dapat berubah dari nilai inisial awalnya.
- Static variabel disimpan dalam static memori.
- Variabel static diciptakan ketika program dijalankan dan dihancurkan saat program berhenti. 
- Memiliki tingkat Visivility dan nilai default yang sama dengan instances variabel. 
- Static variabel dapat diakses dengan memanggil nama class,  ClassName.VariabelName

Contoh :


public class Employee2 {     
   // salary  variable is a private static variable 
   private static double salary; 
   // DEPARTMENT is a constant 
   public static final String DEPARTMENT = "Development "; 
   public static void main(String args[]){ 
      salary = 1000; 
      System.out.println(DEPARTMENT+"average salary:"+salary); 
   }     
}


Maka outputnya seperti ini :




Untuk lebih dalam pengetahuan mengenai Variabel, silahkan baca "Tutorial Membuat Project dan Variabel Java di NetBeans"


Tutorial Membuat Project dan Variabel Java di NetBeans

Untuk membuat project menggunakan bahasa pemrograman Java di NetBeans, pastikan sudah membaca materi sebelumnya mengenai NetBeans. Jika sudah, berikut Tutorial Membuat Project dan Variabel Java di NetBeans.

1. Buka Program NetBeans. (Saya menggunakan Versi 8)

2. Tekan File > New Project

3. Pilih Java > Java Application kemudian Next

4. Beri Nama, Pilih Lokasi, dan Centang "Create Main Class" kemudian Finish

Kenapa Main Class dicentang? Karena syarat java di NetBeans bisa dijalankan adalah mainclass.

Untuk menulis script, tulis di dalam


public static void main(String[] args) { 
    }


Setelah "// TODO code application logic here"

Itu adalah cara membuat project. Sekarang bagaimana menamai Variabel?

Nama variabel menurut budaya penulisan kode java harus diawalai dengan abjad dan huruf kecil. Huruf bersar di depan berlaku untuk nama kelas. Jadi tidak disarankan menggunakan huruf besar untuk nama variabel. 

Contoh :



Itulah cara menulis variabel yang benar. Selanjutnya, baca "Cara Menjalankan Project Java di NetBeans"

advertisement

Silahkan tinggalkan komentar apabila ada yang ingin ditanyakan

Kamu Pakai Adblock (Anti Iklan)?

Maaf, harap jangan menggunakan Adblock (Anti Iklan) untuk mendukung situs ini tetap berjalan.

Dengan mematikan Adblock (Anti Iklan) berarti kamu telah bersedekah kepada kami.

Terimakasih banyak. ^_^